MENYEDERHANAKAN PECAHAN

Ada pecahan (PECAHAN BIASA) yang lambang bilangannya masih terlalu besar, sehingga kadang menjadikan sang pembaca sedikit lebih bingung, biasanya pecahan dengan lambang bilangan yang besar itu diperoleh dari hasil pengerjaan operasi hitung bilangan pecahan. Kadang juga kita dituntut oleh soal, untuk menyederhanakan suatu pecahan.

Agar Bilangan pecahan itu lebih mudah dimengerti, maka kita harus menyederhanakan pecahan tersebut, dan hampir semua soal Ulangan selalu menuntut jawaban berbentuk pecahan yang paling sederhana. Karena itulah disini guruKATRO mencoba untuk berbagi rasa melalui blog ini

Sebenarnya yang dimaksud dengan menyederhanakan pecahan adalah mengecilkan lambang bilangan pada pecahan tersebut (bila memungkinkan), karena mempunyai syarat PEMBILANG DAN PENYEBUT harus dibagi dengan angka yang sama atau yang paling jitu dan paling tepat menemukan bentuk pecahan yang paling sederhana adalah membagi pembilang dan penyebutnya itu menggunakan FPB dari pembilang dan penyebut pecahan yang akan disederhanakan tersebiut. (agar nilainya tetap sama)

misal :
40 buku dibagi untuk 8 siswa, maka jatah untuk masing masing siswa akan sama saja dengan :

20 buku dibagi untuk 4 siswa, juga bagiannya akan tetap sama saja jika

10 buku dibagikan kepada 2 siswa, dan nilainya tetap sama bila

05 buku dibagikan kepada 1 siswa

bagian masing masing siswa tetap sama : 1 siswa mendapat bagian 5 buku.

mengubah Pecahan dengan angka angka yang lebih kecil, namun hasilnya harus tetap sama,  itulah sebenarnya yang dimaksud menyederhanakan pecahan

Itulah ilustrasi dari pengertian tentang MENYEDERHANAKAN PECAHAN

Bila dilambangkan pada proses penyederhanaan pecahan akan menjadi seperti ini:
40/8   =   20/4   =   10/2   =   5/1

jadi  pecahan 40/8  bila disederhanakan menjadi  5/1

atau bisa dengan bahasa,

bentuk pecahan paling sederhana dari pecahan 40/8 adalah 5/1


Atau coba perhatikan contoh yang berbeda berikut ini :

36/72 penyebut dan pembilang dibagi 2, menjadi
= 18/36, lagi ..... dibagi dua menjadi
= 9/18, dibagi tiga menjadi
= 3/6, lagiiii .... dibagi 3 menjadi
= 1/2, ampunnnn tidak bisa lagi.....

jadi pecahan paling sederhana dari 36/72 adalah 1/2

Tapi untuk mendapatkan pecahan yang paling sederhana (lambang bilangan paling kecil) dalam satu langkah, maka cara menyederhanakan pecahan dilakukan dengan membagi pembilang dan penyebut dengan FPB dari kedua bilangan (pembilang dan penyebut).


MENYEDERHANAKAN PECAHAN
Contoh 1:

20/25

FPB dari 20 dan 25 adalah 5
Karena FPB nya adalah 5, maka baik pembilang maupun penyebutnya dibagi 5, seperti ini

20 : 5 = 4
25 : 5 = 5

sehingga menjadi 4/5

JADI.....

pecahan paling sederhana dari 20/25 = 4/5

===========================================
Contoh 2 :

9/45

FPB dari 9 dan 45 adalah 9
Karena FPB nya adalah 9, maka baik pembilang maupun penyebutnya dibagi 9, seperti ini :

9 : 9 = 1
45 : 9 = 5

sehingga pecahan menjadi 1/5

jadi

Bentuk pecahan paling sederhana dari 9/45 adalah 1/5

===========================================
Contoh 3 :

8/6

FPB dari 8 dan 6 adalah 2
Karena FPB nya adalah 2, maka baik pembilang maupun penyebutnya dibagi 2, seperti ini :

8 : 2 = 4
6 : 2 = 3

sehingga pecahan menjadi 4/3
atau bila dijadikan pecahan campuran 4/3   =   1   1/3

jadi

Bentuk pecahan paling sederhana dari 8/6 adalah 4/3   atau   1   1/3

Print atau simpan sebagai PDF
Print Friendly and PDF

2 comments

Arsip

Google+